Appointment

Myth vs Fact: Semakin Sering Facial, Kulit Semakin Sehat

Facial
  • dr. Nesya Putri
  • 10 Jul 2026

Myth vs Fact: Semakin Sering Facial, Kulit Semakin Sehat

 

Mitos: Facial sebaiknya dilakukan sesering mungkin agar kulit selalu bersih.

Fakta: Terlalu sering melakukan facial justru dapat mengganggu skin barrier.

Facial bertujuan membantu membersihkan komedo, mengangkat sel kulit mati, dan menjaga kebersihan kulit. Namun, tindakan ini tidak perlu dilakukan terlalu sering.

Jika facial dilakukan secara berlebihan atau terlalu agresif, kulit dapat mengalami iritasi, kemerahan, menjadi lebih sensitif, bahkan berisiko mengalami gangguan skin barrier. Akibatnya, kulit justru terasa lebih kering, mudah berjerawat, atau perih saat menggunakan skincare.

Frekuensi facial sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Pada sebagian orang, facial setiap 4–8 minggu sudah cukup untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Selain itu, perawatan di rumah seperti penggunaan cleanser yang lembut, moisturizer, dan sunscreen tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kulit tetap sehat.

Kulit yang sehat bukan ditentukan oleh seberapa sering melakukan treatment, tetapi oleh kombinasi kebiasaan perawatan yang konsisten dan sesuai kebutuhan kulit.

Belum yakin treatment apa yang benar-benar dibutuhkan kulit beaute? Dokter di Rassure Aesthetic & Wellness Centre siap membantu menyusun program perawatan yang aman, efektif, dan sesuai dengan kondisi kulit beaute.

Reference 

Goh, C. L., et al. (2022). Skin barrier function and cosmetic procedures: Current evidence and recommendations. Journal of Cosmetic Dermatology.

Elias, P. M. (2021). The importance of skin barrier function in dermatology. Journal of Investigative Dermatology.