Appointment

Acne Scars: What To Do?

Acne Scar
  • Lauretta
  • 10 Jul 2026

Bopeng jerawat (acne scars) adalah perubahan tekstur dan warna kulit yang muncul setelah proses peradangan karena jerawat di kulit. Bopeng yang paling sering dijumpai adalah tipe atrofik atau cekung (icepick, boxcar, rolling) yang diakibatkan gangguan pembentukan jaringan kulit yang sehat. 1

Bekas jerawat secara umum terjadi karena kerusakan folikel dan lapisan kulit dalam yang menyebabkan perubahan struktur kolagen menjadi tidak beraturan. Proses peradangan, faktor genetik, serta hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH) memengaruhi hasil akhir dan risiko efek samping setelah perawatan. Saat ini terapi kombinasi merupakan terapi yang disarankan, yaitu dengan mencegah timbulnya kembali jerawat aktif dan terapi remodeling.2

Beberapa treatment yang dapat dipilih untuk mengatasi acne scars:

  1. Microneedling / Fractional radiofrequency-microneedling (FRM)
    Microneedling tetap menjadi pilihan minimal invasif yang aman dan efektif memicu pembentukan kolagen pada bopeng. Fractional RF-microneedling menunjukkan perbaikan signifikan dengan downtime yang relatif singkat. Microneedling juga dapat dikombinasikan dengan untuk menambah efek remodeling.3

 

  1. Laser fraksional
    Fractional CO₂ (ablative) dan fractional Er:YAG atau non-ablative fractional laser adalah modalitas kuat untuk perbaikan tekstur dan kedalaman acne scars. Efektivitas laser fraksional baik, terutama bila dikombinasikan terapi adjuvant. 4

 

  1. Subsisi dan filler (dan collagen stimulators)
    Untuk bekas rolling yang tethered, subcision (melepaskan adhesi dermal) efektif; hasilnya semakin baik bila digabungkan dengan filler sementara (HA) atau filler stimulatif kolagen (PLLA — mis. Sculptra) untuk mengisi defek dan mendorong pembentukan kolagen baru. Studi dan review menunjukkan kombinasi ini memberi peningkatan kosmetik dan kepuasan pasien. 5

 

  1. CROSS (Chemical Reconstruction of Skin Scars), chemical peels, dan terapi kombinasi
    Untuk icepick scars, metode CROSS (trichloroacetic acid focus) merupakan metode pilihan. Chemical peeling sedang digunakan sebagai adjuvan untuk memperbaiki warna dan tekstur permukaan. Saat ini kombinasi lebih dari satu sangat disarankan.

Risiko dan pertimbangan khusus

  • PIH (hiperpigmentasi pasca-inflamasi): risiko lebih tinggi pada kulit gelap, rekomendasi non-ablative laser.

  • Downtime vs hasil: ablative laser = hasil bermakna tapi downtime lama; non-ablative/FRM = perbaikan bertahap, downtime lebih singkat.

  • Kombinasi yang aman: beberapa terapi kombinasi efektif tapi harus disesuaikan dengan kondisi kulit dan Riwayat, selalu konsultasikan dengan dokter rencana treatment yang ingin dilakukan.

Rekomendasi praktis mengatasi acne scars

  1. Kendalikan jerawat aktif terlebih dulu (obat topikal/oral sesuai panduan).6

  2. Tentukan jenis acne scars (icepick / boxcar / rolling / hipertrofik).

  3. Diskusikan pilihan terapi kombinasi.

  4. Pertimbangkan tipe kulit.

 

Referensi

1.      Attia E. Atrophic Postacne Scar Treatment: Narrative Review. JMIR Dermatol 2024;7:e49954

2.      Măgerușan ȘE, Hancu G, Rusu A. Current Understanding of Microneedling Procedures for Acne Skin: A Narrative Review. Cosmetics. 2024; 11(6):193. https://doi.org/10.3390/cosmetics11060193

3.      Vempati A, Zhou C, Tam C, Khong J, Rubanowitz A, Tam K, Hazany S, Vasilev R, Hazany S. Subcision for Atrophic Acne Scarring: A Comprehensive Review of Surgical Instruments and Combinatorial Treatments. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2023;16:125-134. https://doi.org/10.2147/CCID.S397888

4.      Ghazzawi, Raghad & Hamadah, Omar. (2022). A systematic review of evaluating the efficacy of acne scar treatment by Fractional Laser with or without using adjunctive treatments. Journal of Cosmetic and Laser Therapy. 23. 1-8. 10.1080/14764172.2022.2033785.

5.      Reynolds, Rachel V. et al. Guidelines of care for the management of acne vulgaris. Journal of the American Academy of Dermatology, Volume 90, Issue 5, 1006.e1 - 1006.e30